Suararonggolawe.com Bojonegoro – Pemerintah Desa Cangaan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, menggelar sosialisasi sekaligus penyaluran bantuan bibit padi kepada kelompok tani di Pendopo Balai Desa Cangakan, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian, unsur Forkopimcam Kanor, TNI-POLRI,Satpol PP, pemerintah desa, serta perwakilan kelompok tani. Bantuan bibit padi tersebut diberikan secara gratis untuk mendukung kebutuhan petani menghadapi musim tanam mendatang.
Suasana sosialisasi berlangsung terbuka dan penuh keakraban. Pemerintah desa bersama para petani duduk lesehan di pendopo balai desa, sekaligus membuka ruang dialog secara langsung mengenai bantuan pertanian dan kebutuhan petani di lapangan.
Dalam sambutannya, Agus Ferianto Sekretaris Desa (Sekdes) Cangaan menyampaikan bahwa bantuan bibit padi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Bantuan berupa bibit padi ini untuk mendukung musim tanam nanti. Kami berharap Bapak-Ibu petani menggunakan bantuan tersebut sesuai aturan dan tata cara yang sudah ditentukan,” ungkap Sekdes.
Selain sosialisasi bantuan bibit, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Cangaan untuk berdiskusi langsung dengan pihak Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro.
Berbagai pertanyaan dan persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan pertanian disampaikan secara terbuka dalam sesi tanya jawab. Hal tersebut dinilai penting agar informasi mengenai program pertanian dapat diterima langsung oleh petani tanpa adanya kesalahpahaman.
“Gapoktan di Desa Cangaan dapat berdiskusi dan tanya jawab secara langsung dengan pihak pertanian Kabupaten Bojonegoro. Jadi apa yang menjadi kendala maupun kebutuhan petani bisa disampaikan secara terbuka,” imbuh Sekdes.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian juga menyampaikan informasi mengenai pupuk bersubsidi. Gapoktan diminta memperbarui data pengajuan agar proses penyaluran pupuk subsidi dapat berjalan lebih mudah dan sesuai ketentuan.
Dalam pembaruan pengajuan tersebut, petani diminta menyiapkan sejumlah dokumen administrasi, di antaranya fotokopi KTP, kitir pajak, dan kartu keluarga (KK).
“Data pengajuan perlu diperbarui. Kelompok tani agar menyiapkan dokumen yang diperlukan seperti fotokopi KTP, kitir pajak dan KK, sehingga proses penyaluran pupuk subsidi dapat lebih mudah,” jelas perwakilan Dinas Pertanian.
Kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah desa, dinas terkait dan petani. Suasana berlangsung akrab, dengan komunikasi dua arah yang memungkinkan petani menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap bantuan bibit padi dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran dan mampu mendukung petani dalam menghadapi musim tanam mendatang. Sementara pembaruan data pupuk subsidi diharapkan dapat membantu memperlancar proses pemenuhan kebutuhan pupuk bagi kelompok tani di Desa Cangaan.












