SUARARONGGOLAWE.COM SURABAYA // Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi sejak bulan Juni 2023 hingga Januari 2024. Sebanyak 11 tersangka diamankan, satu di antaranya ditembak mati lantaran melawan petugas saat diringkus di kawasan Gunung Anyar, Kota Surabaya.
Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menyampaikan bahwa pihaknya mengungkap 9 laporan polisi (LP) terkait kasus ini. Penangkapan para pelaku dilakukan dalam satu bulan terakhir, sejak awal Februari hingga awal Maret 2024.
“Ada 11 orang yang kami amankan. Salah satu tersangka telah ditembak mati karena melawan petugas dan membawa senjata tajam,” ujar Kombes Pol Dirmanto dalam pres rilis ungkap kasus di Mapolda Jatim, Jumat (7/3/2025).
Pelaku yang ditembak mati petugas merupakan residivis curanmor yang sudah tiga kali keluar masuk penjara. Dan beberapa kali lolos dari penggerebekan petugas.
“Tersangka ini merupakan residivis curanmor dan menjadi DPO dari Polrestabes, Gresik, dan Bangkalan,” terangnya.
Sementara, Kasubdit Jatanras Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan, tersangka yang ditembak mati merupakan pemimpin kelompok ini. Pelaku juga dikenal sebagai otak di balik setiap aksi pencurian.
“Pelaku juga yang menentukan waktu dan lokasi pencurian, serta mengatur pembagian hasil kejahatan. Uang dari hasil curian digunakan untuk bersenang-senang. Setiap bergerak, dia selalu berhasil merampas kendaraan bermotor milik korban,” tegas Jumhur.
Dalam ungkap kasus ini, barang bukti yang berhasil diamankan dari para tersangka, di antaranya tiga buah kunci T, satu celana biru, satu kaos lengan panjang, dan satu senjata tajam jenis celurit. Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam mengamankan kendaraan pribadinya.
“Jangan lupa dikunci ganda, jangan hanya mengandalkan CCTV karena itu hanya untuk memantau. Kalau sudah hilang, ya tetap hilang,” ujar Dirmanto.












