SUARARONGGOLAWE.NET | BOJONEGORO – Adat istiadat salah satu budaya untuk pemersatu sebuah bangsa. Terbukti dengan di gelarnya bersih desa atau biasa di sebut ” Nyadranan ” di dusun Kedungpring Desa Jono Kecamatan Temayang , 05 Mei 2023 di sebuah ” UBALAN ” sumber mata air di dusun tersebut.
Dalam kegiatan ini seluruh warga masyarakat dusun Kedungpring berduyun – duyun mendatangi lokasi sumber mata air dengan membawa makanan berupa tumpeng dan jajanan. Pria wanita , anak – anak serta muda – mudi berbaur jadi satu untuk berdo’a serta menyantap makanan bersama – sama tanpa memandang pejabat maupun rakyat Jelata.
Kepala desa Jono Dra. Hj. Henis Meindrawati dalam sambutannya , dengan berkumpul bersama yang merupakan agenda tahunan ini , sangat membuat hati gembira , karena hampir dua tahun kegiatan seperti ini terhenti akibat Virus Covid – 19 atau Corona.
Dari hasil panen yang berlimpah kita mensyukurinya dengan bersedekah .sedekah terhadap bumi yang memberikan kita panen sebagai penopang kehidupan itu sangat penting . Namun tak kalah pentingnya bersedekah terhadap orang yang sangat membutuhkan atau kaum Dhuafa.
Saya berharap dengan di gelarnya sedekah bumi ini masyarakat desa Jono semakin sejahtera dan di jauhkan dari segala musibah. Dalam kegiatan ini di Kedungpring di hibur oleh kesenian Oklik dari Sukosewu , warga boleh bersenang – senang menikmati hiburan , namun keamanan dan ketertiban harus selalu di jaga ‘ pungkasnya.
Muji selaku juru Kunci Sumber mata air ” Ubalan ” Kedungpring kepada Media ini menuturkan , kenaapa bersih desa ini di adakan disini ? . Ini semua lantaran sebelum ada banyak sumur dan PAM dahulu warga selalu mengambil air di sini untuk kebutuhan sehari – hari .
Supaya sumber airnya tetap selalu mengalir , maka masyarakat mensyukurinya dengan bentuk bersedekah dan berkumpul untuk makan bersama disini ” .
Salah satu Tokoh Pemuda di desa Jono , Suyanto dalam keterangannya bahwa sumber mata air Kedungpring merupakan sebuah sumber mata air yang abadi yang letaknya berbatasan dengan lahan hutan.
Supaya sumber mata air ini tetap mengalir , kelestarian hutannya juga harus kita jaga dan rawat . Karena dengan hutannya lestari maka sumber airnya ” ajeg mili ” pungkasnya.
( Jum )












