Sinaralampos.net – Awal pergantian tahun 2022 di Kabupaten Bangka selatan kecamatan toboali persisnya kelurahan Tanjung Ketapang suka damai ,Mak mak heboh kan warga Berteriak histeris di Samping Kapal isap meminta keadilan.
Aksi Mak Mak menuntut PT Timah untuk menghentikan operasi KIP, sebab KIP dinilai membunuh mata pencaharian nelayan dan merusak ekosistem laut.
Selain itu, nelayan menutut pihak terkait mencabut Surat Perintah Kerja (SPK) KIP di Teluk Kelabat Dalam dan menolak perpanjangan IUP KIP sampai Mei 2022.
Salah satu dari Mak Mak yang kami wawancarai di Lokasi menuturkan, tangkap udang kami kena limbah Pak ,dari operasi nya kapal hisap tersebut ,kami tidak bisa menyungkur ikan, karena adanya kegiatan Kapal Isap PT Timah ,sedangkan kontribusi buat kami tidak ada ,kami meminta keadilan supaya bisa nasip nelayan kecil di perhatikan “,ucap Mak Mak yang enggan di sebut Namanya saat di wawancarai awak media suararonggolawe.com 2/12/2022.
Di tempat terpisah team mencoba menemui kepala lingkungan untuk meminta klarifikasi akan tetapi beliau berada di luar kota .
Masih Team ,mencoba melalui panggilan WhatsApp namun langsung di jawab oleh kepala lingkungan Sukadamai ,Mak Mak yang ikut aksi hari ini murni minta keadilan kontribusi dari pihak kapal hisap timah di perairan mereka yang saat ini dekat dengan daerah tangkap udang mereka .
” Saya selaku kepala lingkungan Sukadamai sangat kecewa dengan pihak perusahaan tanpa memperhatikan warga sekitar ujar Suhardi selaku kepala lingkungan suka damai.
Masih Suhardi ,Dengan hadir nya kapal hisap di daerah kami tidak bisa berbuat apa apa ujarnya ,supaya ini Semua jelas pihak perusahaan harus sosialisasi dulu ke masyarakat biar kita semua jelas kemana dana buat masyarakat apa di makan oknum atau memang tidak ada “,terang Suhardi.
Lanjut Suhardi ,kami minta ini semua transparan jangan di tutup tupi Perhatikan Nasip jeritan nelayan kecil ini “,ujar Suhardi
Pewarta ” Rus / Red / SAP
Editor ” Ipenk












