SUARARONGGOLAWE.NET – Tradisi peringatan “sedekah bumi” setahun sekali diadakan warga Dusun Jetis Desa Sidomukti Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban yang melibatkan seluruh warga Dusun Jetis Desa Sidomukti ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu terus dilestarikan sampai sekarang, Sabtu (4/6/2022)
Selain ritual selamatan juga di gelar pagelaran ketoprak yang setiap tahun selalu diadakan di Punden Ringin Mbah Buyut Rogongso yang merupakan pepunden atau leluhur Dusun Jetis Desa Sidomukti setiap ada acara sedekah bumi ini punden ringin menjadi ramai dengan datangnya para pedagang berbagai macam makanan dan minuman serta mainan anak-anak
“Selain nguri nguri tradisi yang ada sejak nenek moyang dahulu,sedekah bumi ini kami tujukan untuk keselamatan seluruh warga desa kami
Semoga satu tahun kedepan diberikan rejeki kemakmuran, kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT,’demikian harapan H.Slamet,Kepala Desa Sidomukti dalam sambutannya
Kades menambahkan untuk nanggap kesenian tradisional ketoprak hari ini semua ubo rampe terkait pelaksanaanya di anggarkan dari desa khusus untuk selamatan, warga membawa nasi beserta lauk pauknya untuk didoakan bersama di punden Ringin Mbah Buyut Rogongso ini
Karena tradisi sedekah bumi merupakan warisan para leluhur, warga tetap menjalankan penuh suka hati sebagai wujud kerukunan bersama
Setelah berkumpul jadi satu nasi beserta lauk pauknya itu di do’akan bersama yang dipimpin oleh Modin yang diamini seluruh warga Dusun Jetis yang hadir
Masrofi,Kadus Jetis menambahkan nasi dan lauk pauknya itu setelah di do’akan oleh Modin kemudian di kepung bersama-sama, itulah wujud sedekah bumi yang menunjukkan kerukunan antar warga
Memang tradisi sedekah bumi ini masih banyak warga yang melestarikan dan merawatnya dengan tujuan untuk memohon rejeki yang melimpah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa
Dari pantauan jurnalis suararonggolawe.net penonton yang melihat pagelaran ketoprak ini tidak bergeming dan antusias warga luar biasa seakan haus hiburan mengingat dua tahun terakhir ini tidak bisa menikmati hiburan ketoprak karena adanya pandemi Covid 19 yang telah membatasi kegiatan hiburan ini
Dari obrolan mereka sesama antar penonton mereka berharap untuk bisa menonton pagelaran ketoprak tahun yang akan datang.
(Gus Aly/red)












