Hijaukan Desa, Hangatkan Kebersamaan: Aksi Nyata Persit di Usia ke-80

admin
IMG 20260427 WA0024

SR / LAMONGAN – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0812/Lamongan tak berhenti pada seremoni semata. Momentum ini diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian lingkungan dengan menanam ratusan pohon di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Pandu ini mengusung tema “Persit KCK Peduli Lingkungan, Wujudkan Masa Depan Hijau.” Sepanjang jalan desa, area fasilitas umum, hingga bantaran sungai dihijaukan dengan berbagai jenis tanaman produktif dan peneduh.

Ketua Persit KCK Cabang XXVII, Putri Deni, turun langsung memimpin kegiatan bersama anggota Persit, prajurit Kodim 0812/Lamongan, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Beragam bibit seperti mangga, jambu kristal, alpukat, trembesi, hingga tabebuya ditanam dengan penuh semangat dan harapan.

“Di usia ke-80 ini, kami ingin memberikan makna lebih. Pohon-pohon ini kami tanam agar lingkungan semakin sejuk, bermanfaat bagi anak-anak, dan kelak hasilnya bisa dinikmati bersama. Ini adalah wujud kepedulian kami untuk masa depan,” ujar Putri Deni.

Suasana kegiatan terasa hangat dan sarat kebersamaan. Warga tampak antusias terlibat; anak-anak ikut menyiram tanaman, sementara para orang tua membantu memasang penyangga agar bibit dapat tumbuh kokoh.

Salah seorang warga mengaku terharu dengan kehadiran TNI dan Persit di kampung mereka. “Kami merasa seperti dikunjungi keluarga sendiri. Mereka bukan hanya membawa bibit, tetapi juga kebersamaan dan perhatian,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan memberikan apresiasi atas peran aktif Persit dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, Persit memiliki peran penting sebagai penggerak kegiatan positif di tengah masyarakat.

“Persit bukan hanya pendamping prajurit, tetapi juga motor kebaikan. Semoga pohon yang ditanam ini menjadi amal jariyah dan membawa manfaat luas,” pesannya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bibit secara simbolis kepada tokoh masyarakat serta sesi foto bersama. Tak berhenti di situ, Persit bersama warga juga membentuk kelompok perawatan tanaman guna memastikan seluruh bibit tumbuh optimal.

Aksi dari Jotosanur ini menjadi pesan kuat bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana—dari desa, melalui kebersamaan antara TNI, Persit, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!